Sumber Gambar: http://www.bbnnews.in

Health

September 24, 2020

Perlukah Melakukan Pemeriksaan Tes SWAB Ditengah Pandemi?

 

Tes PCR (polymerase chain reaction) atau dikenal dengan tes swab merupakan salah satu pemeriksaan yang saat ini digunakan untuk mendeteksi COVID-19, yaitu dengan mendeteksi material genetik virus Corona. Tes PCR lebih akurat dilakukan dibandingkan pemeriksaan rapid tes. Meski demikian, pemeriksaan ini perlu dilakukan di laboratorium beserta dengan peralatan-peralatan khusus dan memerlukan waktu yang lebih lama untuk mengetahui hasilnya.

 

Siapa saja yang perlu melakukan pemeriksaan Covid-19?

Saat ini, tes COVID-19 diprioritaskan untuk kelompok berikut:

  • Individu yang dirawat di rumah sakit dan bergejala (atau orang yang akan dirawat di rumah sakit untuk suatu prosedur)
  • Petugas kesehatan dan orang-orang yang bekerja di fasilitas perawatan kesehatan
  • Bekerja atau tinggal di tempat di mana banyak orang tinggal, seperti fasilitas perawatan jangka panjang seperti panti jompo, tempat penampungan atau penjara
  • Orang yang terpapar orang yang terinfeksi di tempat-tempat di mana risiko COVID-19 tinggi
  • Orang yang kontak dengan seseorang yang dinyatakan positif COVID-19

Tingkat prioritas berikutnya adalah:

  • Orang lain yang memiliki gejala COVID-19
  • Mereka yang tidak memiliki gejala tetapi dianggap sebagai prioritas oleh departemen kesehatan atau dokter setempat

 

Bagaimana prosedur pengambilan tes swab?

Prosedur pemeriksaan diawali dengan pengambilan sampel dahak, lendir, atau cairan dari nasofaring (bagian antara hidung dan tenggorokan), orofaring (bagian antara mulut dan tenggorokan), atau paru-paru pasien yang diduga terinfeksi virus Corona.

Pengambilan sampel dahak ini dilakukan dengan metode swab, yang prosedurnya memakan waktu sekitar 15 detik dan tidak menimbulkan rasa sakit. Selanjutnya, sampel dahak akan diteliti di laboratorium.

 

Apa yang perlu dilakukan setelah melakukan pemeriksaan tes swab?

Setelah melakukan prosedur pemeriksaan tetapp lakukan langkah untuk mencegah penularan penyakit COVID-19 seperti:

  • Tetap di rumah, kecuali jika Anda membutuhkan perawatan medis
  • Jaga jarak dengan orang lain termasuk di rumah ANda
  • Kenakan masker terutama saat berada disekitar orang lain
  • Cuci tangan Anda sesering mungkin
  • Terapkan etika batuk: gunakan masker, gunakan siku dalam, tutup dengan tisu

Tetap pantau gejala Anda dan cari bantuan medis jika mengalami nyeri dada, kebingungan, sesak, hingga kesulitan bernapas.

 

Bagaimana jika hasil tes swab positif namun tidak bergejala?

Tidak semua orang yang terinfeksi virus corona merasakan gejala awal corona seperti demam, batuk kering, atau sesak napas. Jika orang tanpa gejala memiliki hasil tes yang positif, mereka harus mengikuti pedoman isolasi diri untuk membantu menekan penularan virus COVID-19. (PP)

 

Referensi:

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Subscribe to Our Latest Deals
and Our Newsletter

Dapatkan berita, inspirasi hingga tips menarik dari kami dan mitra-mitra yang terbaik dan terpercaya.

    By subscribing, you agree to our Terms of Use and Privacy Policy.